RSS
Tampilkan postingan dengan label Puisi-Qu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi-Qu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 September 2012

Sahabat sejati…


Sahabat sejati…

adalah hal terindah saat ku merasa sendiri di sini..
karna kau datang tak hanya ketika ku bahagia,,
kala ku susah, kau pun tetap mau menemaniku
tuk sekedar berbagi cerita,, mengurangi beban di hati..
kala ku khilaf, kau pun mengingatkanku,, bukan malah menjerumuskanku
ketika diri ini tergolek lemah seorang diri di perantauan..
tak ada sanak keluarga yang menemani,,
kau datang dengan kasih sayangmu tuk mendo’akanku..
ketika diri ini butuh bantuan, kau datang dengan tangan terbuka..
mencoba membantu dengan sgala yang kau punya..
teringat sepenggal sya’ir nasyid zaman SMA dulu..
“ku mencari-cari teman yang sejati untuk menemani perjuangan suci..”
dan di sini, di kota ini kita dipertemukan
banyak hal yang bisa kupetik darimu..
tentang kesemangatan menyerukan kebenaran,,
tentang optimisme menggapai kemenangan,,
tentang arti sebuah pengorbanan, ketaatan, dan saling percaya,,
semuanya sungguh indah terangkai dalam sebuah bingkai ukhuwah
Sahabat,, meski kau tak tahu..
dalam keheningan ku berdo’a,,
Smoga kau bahagia, snantiasa memperoleh rahmat-Nya..
                                          Karna ku ingin persahabatan karena-Nya..
kan berakhir indah sampai di jannah-Nya…
aamiin

Semarang, 4 Februari 2012
by Harena Azzahra

Puisi-Qu “Sosok itu bernama IBU”


Sosok itu bernama IBU

Sesosok wajah itu kembali melintasi ingatanku..
Terkembang senyum manis di wajahnya,
Meski sedikit guratan di wajahnya mulai tampak..
Ia tetap cantik di usianya yang tak lagi muda,
Ya, wajah itu ialah wajah sosok seorang Ibu,,
Ketika mata ini memandangnya,, terasa kesejukan dalam hati
Teringat segala kasih sayang yang ia berikan kepada anak-anaknya..
Tak kenal lelah merawat buah hatinya,
Meski tak jarang ia mendapatkan perlakuan tak pantas dari anaknya,,
Namun hatinya tetap lembut, untuk senantiasa memaafkan dan berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya..
Kasih sayang Ibu bagaikan matahari,, yang memberi kehangatan dengan sinarnya,,
Do’a sang Ibu bagaikan embun pagi,, yang menyejukkan dikala gersangnya hati..
Meski tersirat, sering tak terucap..
Dalam do’anya ia berharap, buah hatinya kan mendapatkan yang terbaik dari-Nya..
Rasa syukur, tak boleh terlupa kita panjatkan pada-Nya..
Yang telah mengirimkan sesosok malaikat itu yang bernama IBU…

Semarang, 3 Februari 2012
by Harena Azzahra


Puisi-Qu "hujan pagi ini"


hujan pagi ini…
pagi ini rintik hujan kembali membasahi bumi sejak berhari-hari yang lalu..
ya, mungkin memang benar di Januari ini, hujan kan turun sehari-hari..
dan hari ini jalanan dipenuhi lalu lalang para pengguna jalan..
pekerja kantoran dengan seragam dinasnya, yang tetap masuk kerja demi  melayani masyarakat dan mencari nafkah untuk keluarga..
karyawan pabrik dengan seragamnya, mengalahkan dingin untuk tetap bekerja agar tak kena PHK..
anak-anak sekolah dengan jas hujan dan payungnya, tak gentar menerjang hujan demi meraih cita-cita..
pak polisi yang turun ke jalan,  menjalankan tugasnya mengatur lalu lintas supaya jalanan tetap lancar..
loper koran yang meskipun hujan tetap menawarkan koran-korannya demi sesuap nasi untuk mengisi perutnya..
di bawah rintik hujan itu,,
makhluk Allah berharap kan mendapatkan berkah dari-Nya..
yang kan mereka dapatkan dengan bekerja..
di pagi ini di penghujung Januari.. hujan kembali membasahi bumi…

Semarang, 31 Januari 2012
By Harena Azzahra